29 Apr 2009

Pembasan renstra dan SKD

diterbitkan oleh :
Gatot Soesanto,SKM.M.Kes

Pada tanggal 24 sd 25 April 2009 hari Jumat Dinas Kesehatan Propinsi NTB beserta jajarannya dengan UPT telah mengadakan rapat koordinasi tentang penyempurnaan Renstra Dinas Kesehatan Propinsi NTB tahun 2008 sd 20013. dari hasil diskusi yang berkembang bahwa ada beberapa penyempurnaan dalam klausul baik dalam kegiatan maupun indikator keberhasilan yang disesusuaikan dengan SPM dan kinerja SKPD.( pertemuan ini atas dukungan dari GTZ - Siskes Plus ). Untuk SKD akan dibahwas lebih lanjut karena memerlukan pembahasan secara khusus dengan lintas program bila perlu lintas sektor terkait dan SKD yang dimaksud adalah merupakan GBHN pembangunan kesehatan kurun waktu yang panjang ( 25 tahunan )

20 Apr 2009

work shop simppsdmk


Disampaikan oleh :
Gatot Soesanto,SKM,Mkes


Pada hari Selasa tanggal 21 April 2009 Fasiltator dari FKM UI dan dari PPSDM Depkes memfasilitasi work shop sistim informasi manajemen sumber daya manusia atau ketenagaan kesehatan terutama di Dinkes Kota Mataram, Dinkes Lobar, Dinkes Loteng, Poltekes dan Dinas Kesehatan Propinsi NTB dengan mengunakan softh were PPSDM dengan menggunakan jaringan internet ( WAN ) di Ruangan rapat GTZ ( menggunakan wire less ). harapan dalam menggnukan simppsdm ini bisa mempermudah dalam akses data tentang ketenagaan ( jenis , jumlah, lokasi, pangkat, NIP, latar belakang pendidikan, unit kerja, kebutuhan, dan kegunaan )
dari masing masing peserta bisa mengakses langsung dengan pass word yang sudah ada

14 Apr 2009

Tugas Belajar

Diterbitkan oleh :
Gatot Soesanto,SKM,M.Kes

Pada hari Rabu tanggal 15 April 2009 bertempat di Ruang Rapat Dinas Kesehatan Propinsi NTB telah ada acara rapat koordinasi tentang tugas belajar SII bidang kesehatan yang dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan, BKD, Bag Kepeg Biro Organisasi Setda Propi NTB dan lintas program lingkup Dinas Kesehatan. dengan agenda mentepakati variabel penilaian secara adminstrasi bagi calon tugas belajar. untuk tahun 2009 Propinsi NTB dapat alokasi dana untuk 6 orang S II dengan catatatan 2 orang untuk lanjutan dan 4 orang yang baru akan masuk. sehubungan dengan jumlah yang mendaftar sebanyak 10 orang maka diperlukan untuk seleksi secara independent dengan kretiria antara lain : tempat kerja, masa kerja, usia, pangkat, IP, dedikasi, jurusan , dan bila memungkinkan fit proper test bagi calon peserta. adapun hasil kesepakatannya adalah : dari sepuluh setelah melalui seleksi adminstrasi ada 8 yang lulus seleksi dan akan mendapatkan rekomendasi dari dinas kesehatan. dari delapan yang lulus akan dibuat prioritas dan yang mendapat prioritas 1 - 4 dapat melanjutkan tahun 2009 dan ranking 5 - 8 untuk tahun berikutnya ( 2010 )

3 Apr 2009

SOSIALISASI DAN FASILITASI PENGISIAN FORMULIR BAGI CALON SPESIALIS


Disampaikan oleh :
Gatot Soesanto,SKM,M.Kes

Pada tgl 31 Maret 2009 hari selasa tepatnya di Aula Dinas Kesehatan Porpinsi NTB telah telah berlangsung kegiatan sosialisasi dan fasilitasi pengisian formulir pendaftaran program pemberian bantuan pendidikan bagi dokter dan dokter gigi spesialis khususnya yang berasal dari wilayah Propinsi NTB dengan fasilitasi dari team dari Pusat ( Biro Kepeg dan PPSDM ) Depkes.
Kalau dilihat dari data yang ada bahwa Propinsi NTB memang masih kekurangan dokter sepesialis terutama 4 spesialis dasar ( anak, bedah , dalam, dan kandungan ) terutama di pusat pelayanan Rumah Sakit baik Rumah sakit Propinsi maupun Kabupaten.
Dari jumlah peminat spesialis cukup banyak yakni sebanyak 37 calon spesialis yang menyebar di seluruh Kabuoaten /Kota di NTB, akan tetapi peminat yang paling banyak berasal dari RSU Mataram yakni sebanyak 13 orang, seleksi administrasi ini diharapkan bisa rampung sampai bulan april 2009.
Dalam kesempatan ini kami berharap kepada pihak pusat untuk utusan spesialis yang berasal dari Propinsi NTB mendapat prioritas , hal ini cukup beralasan karena di NTB masih kekurangan tenaga spesialis ( baik dari segi ratio maupun dari segi geografis )

dikirim gatotsntb

27 Mar 2009

Ujian Praktek Kejuruan SPK

Diterbitkan oleh :
Gatot Soesanto,SKM,M.Kes


Pada tanggal 17 Maret 2009, hari selasa di SPK Yarsi telah mengadakan ujian praktek kejuruan dengan diikuiti sebanyak 95 siswa ( kegiatan ujian tersebut serentak dilaksanakan di seluruh indonesia khususnya di sekolah menengah kejuuran kesehatan ) , dan tidak hadir sebanyak 3 orang dengan 2 orang karena sakit, dan 1 orang tanpa keterangan. adapun soal ujian praktek tersebut berasal dari PPSDM dengan jumlah soal sebanyak 40 soal, dan setelah dikoreksi secara keseluruhan maka semua siswa yang mengikuti ujian dinyatakan lulus semua yakni 94 siswa ( 100 % ) dengan nilai minimal 65 (atau minimal nilai sebesar 7 untuk praktek dan nilai 4 untuk ujian tulis ). dan ujian tulis akan dilaksanakan pada tanggal 4 april 2009

8 Mar 2009

Diklat Peningkatan Capasitas Aparatur Pelaksana

Diterbitkan oleh :
Gatot Soesanto,SKM.MKes


Pada tanggal 23 Februari sd 28 Februari 2009 ada kegiatan Diklat Peningkatan Kapasistas Aparatur Kerjasama Daerah di Badan Kepegawaian Daerah Propinsi Nusa Tenggara Barat yang diikuti oleh kurang lebih 30 peserta dengan melibatkan semua SKPD yang ada di Propinsi NTB
dan salah peserta dari diklat tersebut adalah seksi PSDK ( gatot soesanto ).
Adapun tujuan dari dilat tersebut adalah antara lain SKPD yang ada di Propinsi NTB diharapkan lebih inovatif dengan pola kerja sama dengan lintas sektor baik di Pusat di Propinsi maupun di Kabupaten/Kota ( sektor pemerintah mauopun swasta ) yang dimaksudkan untuk percepatan pembangunan khususnya di wilayah NTB, dengan mengimplemnatasikan MOU atau MOA agar lebih terpantau dan lebih sinergis.

10 Feb 2009

Kajian lulusan Poltekkes

Diterbitkan oleh :
Gatot Soesanto,SKM,M.Kes
Pada Hari Selasa tanggal 10 Februari 2009 bertempat di Ruang Direktur Poltekkes Mataram
telah rapat koordinasi tentang kajian analisa hasil dari studi yang dilaksanakan Epoz HRD GTZ bagi lulusan poltekkes yang baru mendapatkan tugas sebagai PNS di Tempat pelayanan kesehatan terutama di Puskesmas dan Pustu.
ada hasil yang cukup mengagetkan kita bahwa ada lulusan dari poltekkes tidak mempunyai standart kompetensi dasar dalam penanganan dan pelayanan kesehatan ( penatalaksaan penyakit diare ) hal ini sangat disayangkan dikarenakan standart minimal untuk penatalaksanaan penyakit menular harus bisa karena penyakit tersebut banyak terjadi NTB
tentunya hal ini menjadi masukakkan bagi kami baik di Institusi pendidikan dan DinasKesehatan dalam hal ini PSDMK.
Pertemuan ini dihadiri oleh unsur dari Poltekkes, GTZ epoz, DInas kesehatan Provinsi NTB dan dari Organisasi Profesi Bidan dan perawat.
sehubungan dengan informasi tersebut pihak Epoz GTZ HRD akan membantu dalam peningkatan kemampuan bagi dosen maupun clinical instrukture baik di RS maupun di Puskesmas sebagai tempat lahan praktek mahasiswa akper dan akbid Poltekkes Mataram
semoga pertemuan ini bisa membuka pintu sebagai jalan untuk meningkatkan SDM bidang kesehatan, semoga Allah Tuhan yang maha kuasa memberkati umatnya yang mempunyai etikat dan niat yang baik ini amin

11 Jan 2009

Desa Siaga di Propinsi NTB

Diterbitkan oleh
Gatot Soesanto,SKM,M.Kes
Pada hari senin tanggal 12 Januari 2009 bertempat di Hotel Jaya Karta Senggigi Dinas Kesehatan Propinsi NTB mengadaakan pertemuan rapat koordinasi tentang Pelaksanaan Desa Siaga ( review dan strategi percepatan pembentukan serta pengembangan Desa siaga )
pada saat ini jumlah desa siaga sd desember 2008 sebanyak 714 desa secara komulatif `( dalam tatanan penyiapan tenaga ) denganrincian sbb : 10 Desi th 2006 ( swadana ), dikalt bidan 500 orang th 2007, 24 swadana khusus KSB ( th 2006 ) , 180 diklat bidan ( realisasi 177 bidan th 2008.
Jumlah Desa di Wilyah NTB sebanyak 888 desa dan jumlah bidan sebnyak 711 bidan dan Jumlah Puskesmas sebanyak 142 buah dan jumlah kecamatan sebanyak 116 buah.
Kalau dilihat dari jumlah bidan yang ada hanya 711 bidan desa maka masih ada kekurangan bidan sebanyak 888 - 711 = 177 pada tahun 2009. dan menurut rencana pada tahun 2009 jumlah diklat bidan sebanyak 200 bidan ( 888-714+3( sisa th 2008) + 23 ( tambahan desa ekspose staf ahli Gub)
total bidan yang sudah diklat Desi = 10 ( swadana th 06 ) + 500 ( th 2007 ) +177 th 2008 )=687
orang, maka bidan yang ada dan belum dilatih sebanyak 711 - 687= 24 bidan, padahal jumlah bidan yang ideal ialah jumlah desi harus ada bidan desa sebanyak 888, maka jumlah bidan yang harus diangkat ( PTT dan atau SPNS ) sebanyak = 888- 711= 177 , dan sisa bidan yang ada dan belum dilatih = 711-687 = 24 orang
Untuk tahun 2009 masih dalam tahap pembentukan dan pengembangan desi sampai 100 %
( 888 desi )
Sedangkan untuk kader yang akan dilatih sebanyak = 2664 (888X3 ) - 900 ( 300x3)- 72 ( 24 ksbX3) - 30 swadana ( 10x3 )= 1764 ( 888-300x3).
Rapat koordinasi dihadiri oleh Seluruh Kabid dan Kepala seksi dan pihak penhandang dana DHS2

disampaikan oleh gatotsntb@yahoo.co.id

4 Jan 2009

Pembahasan Laporan kinerja

Diterbitkan oleh
Gatot Soesanto,SKM.M.Kes
Pada tanggal 2 sd 4 Januari 2009 di Hotel Holiday Resort Senggigi Lombok Barat Dinas Kesehatan Propinsi NTB telah melakukan pembahasan tentang laporan tahunan lengkap tahun 2008 dengan kajian analisa ( termasuk kajian sumber pendanaan ) yang berasal dari APBD Dekon dan Donatur Eksternal Agency yang ada di NTB
Pertemuan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Porpinsi NTB , beberapa kepala Bidang dan kepala seksi serta staf yang ditunjuk dan yang ikut monev terpadu.
pertemuan ini menghasilkan rumusan draft sistimatika penulisan, isi laporan berdasarkan indikator yang sudah disepakati SPM nasional dan SPM lokal.
Selain membicarakan tentang laporan juga dibahas tentang kegiatan fokus yang akan dijadikan sebagai bahan pendapingan perencanaan kab/kota untuk tahun 2009